Kali ini saya ingin membagikan cara pemeriksaan lapisan tanah keras dengan menggunakan alat sondir
Tujuan :
Menduga kekerasan tanah pada setiap
lapisan dengan mengukur perlawanan tanah terhadap konus yang ditekan ke dalam
tanah sehingga diketahui letak lapisan tanah yang keras. Selain itu juga
bertujuan untuk menentukan hambatan lekat tanah.
Dasar Teori :
Konsistensi tanah menurut qc
Peralatan :
1. Satu set alat sondir yang terdiri
dari :
· Mesin sondir ringan Kapasitas 2.5 ton
· Stang sondir, panjang @ 1 m, jumlah
secukupnya
· Bikonus
· Manometer dengan kapasitas 0 - 50 kg/m2 & 0 - 250 kg/cm2
· Kop tekan dan tarik
2. Satu set jangkar terdiri dari :
· Angker 4 buah
· Ambang penahan 4 buah
· Kunci T + engkol
|
3.
Perlengkapan antara lain :
· Kunci plunger
· Kunci pas / kunci inggris
· Kunci pipa
· Meteran
· Obeng
· Linggis
· Castrol oil (ex. Kimia Farma)
· Alat tulis
· Pacul
|
Langkah kerja
1. Tentukan lokasi/titik pemeriksaan
2. Pasang mesin sondir sbb. :
· Ukur posisi ambang penahan terhadap
titik penyondiran yang telah ditentukan (lihat gambar).
· Pasang angker pada keempat sudut dari
posisi ambang yang telah diukur.Dirikan mesin sondir hingga sentris terhadap
titik penyondiran.
· Pasang ambang penahan pada posisi yang
telah ditentukan, kemudian kunci dengan skrup angker, sambil diatur hingga
posisi mesin benar‑benar vertikal.
3. Kontrol oli didalam plunger (dengan
menggunakan kunci plunger), bila kurang tambahkan secukupnya sambil
dikeluarkan udara yang terperangkap di dalamnya.
4. Pasang manometer, sambil diatur
posisinya hingga memudahkan dalam pembacaan.
5. Stel konus pada stang yang pertama,
kemudian pasang pada titik penyondiran yang telah ditentukan tepat dibawah
plunger (posisi plunger berada paling atas). Posisi konus harus benar‑benar
vertikal. Bila perlu titik penyon-
|
diran tsb,
digali dengan linggis.
6. Pembacaan pada setiap interval kedalaman
tertentu dilakukan sebagai berikut :
a. Tracer ditekan, kemudian turunkan
plunger dengan memutar engkol searah dengan putaran jarum jam. Pada posisi
ini, plunger akan menekan casing stang melalui tracer, sehingga stang bersama
konus akan turun sampai kedalaman yang diinginkan.
b. Naikkan plunger sedikit (dengan memutar
engkol berlawanan arah dengan jarum jam), tarik tracer kemudian turunkan
plunger (seperti pada 6a). Pada posisi ini, plunger akan menekan stang (rod)
sehingga ujung konus bergerak turun sedangkan casing diam.
c. Pada gerakan pertama konus akan memberi
perlawanan dan terbaca pada manometer sebagai nilai perlawanan konus (Cw),
kemudian bila tekanan diteruskan, konus akan tertekan bersama‑sama dengan
mantel dan bacaan anometer akan naik yang merupakan nilai perlawanan total (TW).
d. Naikkan plunger, lakukan seperti langkah
6a, untuk melakukan pembacaan pada kedalaman berikutnya, dst. sampai
kedalaman yang diinginkan .
Catatan : ‑ Bila satu stang telah masuk ke dalam tanah maka disambung
dengan stang berikutnya.
‑ Interval bacaan biasanya diambil 20 cm,
7. Setelah selesai,
bongkar dan bersihkan alat.
|
Pekerjaan sondir dihentikan pada keadaaan pembacaan tekanan manometer tiga
kali berturut-turut melebihi 150 kg/cm2 atau kedalaman maksimum 20
m.


No comments:
Post a Comment