Monday, July 15, 2019

Kuat tekan beton dengan alat hammer tes

Baik kali ini saya ingin membagikan cara pengujian kuat tekan beton dengan alat hammer tes

Hammer Test atau Schmidt Hammer Test merupakan suatu metode uji yang mudah dan praktis untuk memperkirakan mutu dari suatu beton. Dalam proses konstruksi bangunan biasanya didahului dengan membuat beberapa asumsi asumsi misalnya besaran gaya-gaya yang bekerja dan mutu bahan yang akan digunakan yang pada akhimya syclus perencanaan harus diuji kebenarannya. Pembuktian asumsi-asumsi yang dibuat mebutuhkan pengujian-pengujian dan percobaan-percobaan yang dapat berupa Quality Control dan Quality Assurance.

Untuk itu dibutuhkan suatu metode untuk memberikan prediksi sementara hasil mutu beton dilapangan tanpa harus merusak struktur bangunan itu sendiri.

Alat yang digunakan :
1. Schmidt Hammer Test
2. Kuas Cat
3. Spidol
4. Papan data

Cara pengujian :
1. Bersihkan permukaan benda uji yang akan dilakukan pengujian dengan cara mengamplasnya
    dengan batu amplas bawaan alat
2. Buatlah gambar kotak pada bidang yang telah dibersihkan dengan jumlah kotak 10 kotak dan
    usahakan jarak antar titik tidak kurang dari 25 mm
3. Tempelkan ujung palu pantul pada permukaan beton yang akan diuji dengan tegak lurus   
    terhadap bidang uji 
4. Tekan alat masuk sehingga sampai memberikan pantulan terhadap bidang uji, kemudian kunci 
    hulu pantul dengan pengunci yang tersedia pada alat  
5. Catat hasil pada skala pembacaan yang terlihat pada alat palu pantul
6. Lakukan hal yang sama sampai pada titik ke 10
7. Lakukan koreksi perhitungan baik teerhadap umur maupun sudut pengambilan untuk
    mendapatkan data hasil pengukuran hammer tes dengan alat palu pantul   


 
                                                 Gbr 1. Schmidt Hammer Test



                                                Gbr 2. Schmidt Hammer Test





                                             Gbr 3. Garis kotak pada bidang uji











No comments:

Post a Comment

Search This Blog