Baik kali ini saya ingin membagikan cara pengujian kuat tekan beton dengan alat hammer tes
Hammer Test atau Schmidt Hammer Test
merupakan suatu metode uji yang mudah dan praktis untuk memperkirakan mutu
dari suatu beton. Dalam proses konstruksi bangunan biasanya
didahului dengan membuat beberapa asumsi asumsi misalnya besaran gaya-gaya yang
bekerja dan mutu bahan yang akan digunakan yang pada akhimya syclus perencanaan
harus diuji kebenarannya. Pembuktian asumsi-asumsi yang dibuat mebutuhkan pengujian-pengujian
dan percobaan-percobaan yang dapat berupa Quality Control dan Quality Assurance.
Untuk itu dibutuhkan suatu metode untuk memberikan prediksi sementara hasil mutu beton dilapangan tanpa harus merusak struktur bangunan itu sendiri.
Alat yang digunakan :
1. Schmidt Hammer Test
2. Kuas Cat
3. Spidol
4. Papan data
Cara pengujian :
1. Bersihkan permukaan benda uji yang akan dilakukan pengujian dengan cara mengamplasnya
dengan batu amplas bawaan alat
2. Buatlah gambar kotak pada bidang yang telah dibersihkan dengan jumlah kotak 10 kotak dan
usahakan jarak antar titik tidak kurang dari 25 mm
3. Tempelkan ujung palu pantul pada permukaan beton yang akan diuji dengan tegak lurus
terhadap bidang uji
4. Tekan alat masuk sehingga sampai memberikan pantulan terhadap bidang uji, kemudian kunci
hulu pantul dengan pengunci yang tersedia pada alat
5. Catat hasil pada skala pembacaan yang terlihat pada alat palu pantul
6. Lakukan hal yang sama sampai pada titik ke 10
7. Lakukan koreksi perhitungan baik teerhadap umur maupun sudut pengambilan untuk
mendapatkan data hasil pengukuran hammer tes dengan alat palu pantul
Gbr 1. Schmidt Hammer Test

No comments:
Post a Comment